Tips and tricks Liburan Bawa Balita

It has been several months from the last time Of my flight. Terakhir terbang itu ke Kuala Lumpur sama suami pas lagi hamil. Semenjak melahirkan, belum berani bawa baby terbang jadi selama ini jalan-jalan jalur darat aja meskipun sampai Madura hihihi…(but still Fun, indeed).

Then here we are, first flight-nya Alfarizi langsung kita terbang ke Osaka, Jepang. Setelah itu naik bis ke Kyoto dan lanjut Tokyo.

“Yaampun, ga repot tuh bawa balita?”

jawabannya, repot abisssss… Hahaha.

tapi, (underline please!) We’re totaly enjoyed our trip. Karena kita bener-bener menikmati setiap saatnya dengan segala keseruan dan kerepotannya.

So, please check my tips and trick along traveling with toddler ala Ibu Ratu Intan :

1. Stroller. Gunakan stroller yang paling nyaman untuk dibawa-bawa, yang ringan dan bisa dilipat sekecil mungkin untuk memudahkan mobilitas. Kemarin saya pilih Pockit Stroller, pas bangettt! Stroller yang satu ini bisa punya berbagai fungsi, tempat duduk atau bobo yang nyaman selama perjalanan dan tempat menyimpan barang di bawahnya atau gantungin belanjaanūüėĀ

14484882_10209286631997010_6332173188057782080_n

2. Perlengkapan balita dalam satu tas (Baju ganti, diaper, tisu kering, tisu basah, minyak telon, selimut tipis & sweater)

3. Bawa tempat makan, sendok & minum untuk balita tersendiri.

4. Siapkan makanan balita atau beli terlebih dahulu, jaga-jaga jam makan orang tua telat karena jalan-jalan.

14469529_10209303026406860_4515371252619401992_n-1

5. Pada jam-jam tidur diusahakan diatur tripnya ke tempat-tempat yang tidak terlalu bising dan teduh.

14463221_10209281880998238_8246228132962655834_n

6. Karena Alfa masih meyusui, susui pada saat pesawat take off dan landing untuk mengurangi tekanan udara pada telinganya.

7. Pemilihan penerbangan atau perjalanan dengan bis sangat penting, baiknya dipilih dengan disesuaikan pada jam tidurnya.

14484763_10209257881358262_4206161513249786978_n

9. Kurangi asupan cairan yang berlebihan, perbanyak cemilan untuk menghindari kemungkinan muntah di jalan.

10. Tetap sedia payung sebelum hujan. Baiknya yang anti sinar UV jadi bisa digunakan saat panas maupun hujan.

14449714_10209266086563387_430520298213330206_n

11. Sediakan cemilan kesukaan atau mainan untuk mengalihkan perhatian pada saat balita rewel di jalan.

14572264_10209286631597000_7358638311265257783_n

12. Selalu siap obat-obatan untuk berjaga-jaga & termometer.

13. Perhatikan jam tidur malamnya, meskipun sedang traveling. Balita tetap perlu tidur yang cukup.

14. Topi dan kaca mata bukan hanya untuk orang dewasa saja loh, si kecil juga baiknya diberi perlindungan-perlindungan tersebut saat matahari sedang terlalu terik.

14484635_10209281881198243_4243449689597702998_n-1

Semoga tips ini bermanfaat dan bikin balita kita menikmati perjalanan ya, Bunda…

 

with Love,

RIY

Advertisements

Osaka Castle, Saksi Sejarah Sejak Zaman Azuchi Momoyama hingga Zaman Edo [Japan Trip 2016, Day 1]

Hi, it’s been more than a month since my family’s trip to Japan.

Yaampunn…belom bisa move on, gimana dong…^0^

Trip kemarin itu sebenarnya ada beberapa urusan, salah satunya saya dan suami jadi peserta pameran yang diselenggarakan di Odaiba, Tokyo. Karena sekalian jalan, sekalian liburan kami susun rencana perjalanan selama 10 hari dengan jadwal mendarat di Kansai dan penerbangan pulang dari Haneda.

Kami ambil jadwal terbang sekitar pukul 7 malam, namun ada sedikit penundaan keberangkatan hingga terlambat 1 jam. ada hikmahnya sih, karena perjalanan kami dari rumah juga cukup padat di jalan dan cuaca yang mendadak hujan deras. Akhirnya kami pun bersiap untuk terbang. Kami sengaja memesan pre-order food untuk makan malam kami di pesawat.

14440945_10209232779610734_6202492020389679012_n14449007_10209232779850740_546854314168034157_n

 

 

 

 

 

Kami pesan 3 porsi untuk masing-masing dan berbeda menu, sengaja…supaya bisa coba-coba. Rasanya oke semua dan Alhamdulillah sekitar 2 jam perjalanan kami pun transit di bandara KLIA.

 

14446078_10209257619031704_822947130237440626_n

Karena setelah makan tadi, Alfa langsung ketiduran di pesawat jadi pas kami transit, dia bangun dan segar banget. He was really excited because he found many new things in this airport and quite different from Cengkareng Airport.

Then at mid night we continued our flight to Kansai, Japan.

 

Tadinya worry apakah Alfa nyaman atau ngga selama perjalanan, ternyata Alhamdulillah kami dapet kursi kosong gratis dan diarahkan pramugari supaya Alfa bisa duduk sendiri tanpa dipangku dan lebih nyaman.

14484763_10209257881358262_4206161513249786978_n 14502943_10209257881438264_1358245300785008505_n14470630_10209257881998278_6638568824952413443_n14433007_10209257620391738_5100008756798810358_n

Alhamdulillah, Alfa bobo nyenyak sampai pagi kami tiba di Kansai. Pagi itu, Cuaca Kansai cerah banget. Selesai ambil bagasi kami langsung cari jasa pengiriman koper dan banyak sekali di sana. Kami kirim beberapa bagasi kami yang berisi baju dan kebutuhan kami untuk di Tokyo langsung ke alamat penginapan kami di sana. Jadi koper yang kami bawa hanya yang berisi baju dan perlengkapan kami selama di Osaka dan Kyoto 3 hari ke depannya. Biaya pengiriman kami saat itu 2.050 Yen.

14494811_10209257620591743_6141769376928899201_n

Setelah urusan koper, kami pun langsung cari sarapan.  Karena bingung cari makanan, kami pun langsung mendatangi Lawson dan memilih menu bento set. Menunya lengkap dan enak.

14502781_10209257622031779_7581610752416352628_n14463256_10209232779450730_5888619300127894419_n-copy

Perut sudah terisi, kami ganti baju dan siap meneruskan perjalanan.

14502736_10209266077203153_498769706940932481_n-copy14469685_10209266076403133_7312317920452045193_n-copy14523147_10209266077883170_1943401930121965137_n-copy14446068_10209266077243154_4460210885634838259_n14494733_10209266078483185_2547576488615768747_n     14433107_10209266077483160_4761663841144701703_n

Dari bandara Kansai, kami menuju Terminal terpadu, Namba OCAT dengan Bus Limousine dengan harga tiket 1,050 Yen untuk dewasa. Sesampainya di Namba, kami langsung menitipkan koper yang kami bawa di coin locker, harga sewa loker beragam, dari 300 Yen-700 Yen tergantung ukuran loker, saat itu kami sewa yang paling besar.

14522715_10209257628751947_7649859025820014335_n14440942_10209257684793348_4957530275100949280_n14462843_10209257625151857_3954691400201744856_n 14449937_10209257685273360_151942928356816010_n 14519831_10209257653392563_2731206082126750313_n

Dari Namba, kami menggunakan Sennichimae line menuju Tanimachi Kyuchome lalu dilanjutkan dengan Tanimachi Line (Osaka Subway menuju Stasiun Tanimachi Yonchome dan berjalan kaki hingga Osaka Castle. Harga tiket masuk  kastil 600 Yen untuk dewasa dan waktu berkunjungnya dari jam  09:00 hingga 17:00 waktu setempat.

14462936_10209257685873375_2376389614733465761_n14440870_10209257653752572_4257052806104400585_n

14523051_10209257685993378_6230109364202991203_n14462732_10209257686193383_5951549336188069520_n14469440_10209257686673395_6493254767022832364_n

14680502_10209351020926693_3057832074864644528_n

Osaka Castle atau Istana Osaka adalah salah satu bangunan peninggalan budaya yang dilindungi oleh pemerintah Jepang. Menara utama Istana Osaka yang menjulang tinggi merupakan simbol kota Osaka.

Istana Osaka dulunya dijadikan sebagai istana sekaligus benteng sejak Zaman Momoyama hingga Zaman Edo. Istana Osaka yang ada sekarang terdiri dari menara utama yang dilindungi oleh dua lapis tembok tinggi yang dikelilingi oleh dua lapis parit, parit bagian dalam (Uchibori) dan parit bagian luar (Sotobori). Air yang digunakan untuk mengaliri parit istana diambil dari Sungai Yodo mengalir di sebelah utara Istana Osaka.

Ada enam lokasi menarik di Istana Osaka, yaitu Pintu Gerbang Otemon (Gerbang Besar) yang merupakan pintu masuk utama ke seluruh kompleks istana. Kita bisa berjalan kaki atau menggunakan shuttle car seperti kami saat itu, biayanya 200-300 Yen dan ada harga khusus untuk lansia. Lalu ada Pintu Gerbang Bunga Sakura (Sakuramon) yang merupakan pintu gerbang ke bagian selatan benteng utama (Honmaru) yang diperkuat tembok batu yang di atasnya terdapat menara pengawas. Lalu ada Ichiban Yagura dan Rokuban Yagura, sebuah jembatan yang menjembatani parit kering (Karahori) yang memisahkan Honmaru dan bagian selatan Ninomaru.

Lokasi menarik lainnya adalah Sumur Kinmeisui yaitu sumur tua bernama Kinmeisui yang dalamnya 33 meter. Sampai saat ini, sumur Kinmeisui masih terus mengeluarkan air dan tak pernah kering yang menurut ceritanya, dahulu diletakkan kepingan-kepingan emas di dasar sumur yang berfungsi sebagai penawar racun, kalau-kalau ada musuh yang berusaha untuk meracuni air sumur. Lalu ada Taman Nishinomaru yang pada saat musim semi, Taman Nishinomaru sangat terkenal dengan bunga sakura jenis Someiyoshino. Lalu ada Wilayah Ninomaru dan Jembatan Gokurakubashi yang menjadi tempat favorit para wisatawan yang baru saja sampai di Istana Osaka.

14470631_10209258379170707_6907520316869020065_n 14440640_10209258376810648_8524022595690405327_n 14469449_10209258378050679_1409739711012184087_n 14463213_10209258377410663_8711112762427064211_n 14433064_10209258376250634_2394462982575546553_n  14457411_10209258377130656_3444826097758188729_n

Di dalam kawasan Istana Osaka juga ada jasa foto booth, wisatawan bisa berfoto mengenakan pakaian Zaman Momoyama hingga Zaman Edo seperti samurai lengkap dengan pedangnya. Jangan khawatir kelaparan, karena ada banyak gerai di dalam bahkan food truck dengan beragam pilihan makanan.

Setelah puas berkeliling di Istana Osaka, kami bersiap kembali ke Namba OCAT untuk mengambil barang – barang kami. Kami menggunakan taksi dengan pertimbangan efisiensi waktu dan tenaga. Sesampainya di Namba OCAT, kami mengambil barang-barang dan makan malam. Kami pun memutuskan untuk mencari jadwal bis yang menuju Kyoto. Alhamdulillah ada jadwalnya saat itu, perjalanan sekitar 1 jam 30 menit. Sesampainya di Kyoto, kami melanjutkan perjalanan hingga penginapan kami dengan menggunakan taksi.

Finally, we arrived at our homestay. We found it at Agoda.com. Nama penginapannya Nittel-an, kita bahas di halaman lain ya. ^_^ ( Dua malam menginap di Nittel-an, Kyoto ). Setelah itu kami istirahat, ngga sabar buat segera bangun pagi karena akan banyak petualangan seru.

With Love,

RIY