Welcome 2016! #EdisiThrowback

Selamat Tahun Baru!

Semoga segala resolusi dan impian yang tertunda dapat tercapai di tahun ini, tapi satu hal yang terpenting adalah semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan dan selalu di bawah lindungan Allah SWT.

WordPress ini saya buat untuk melanjutkan blog saya yang sebelumnya, http://merahhati-redheart.blogspot.co.id/

Ada banyak banget hal yang terjadi 2 tahun belakangan ini, saya mau sharing disini, (warning! agak panjang, mending siapin popcorn dulu :p ).

Semenjak menikah telah diberi peran baru. Yang pertama adalah sebagai seorang istri dan yang kedua adalah sebagai seorang ibu. Pada saat pertama menikah, masih dengan semangat yang menggebu-gebu untuk meraih karir yang tinggi. Tapi kehendak Allah ternyata lain, tiba-tiba saya diberi kepercayaan untuk hamil. Nah lohh… waktu itu posisi saya baru aja masuk kantor baru, perusahaan asing pula. Saya harus mengikuti ritme kerja yang sedikit keras karena karyawan baru dan target yang harus saya capai.

Saya masih ingat masa-masa itu, ngantor pada saat hamil muda dengan bumbu-bumbu ‘morning sickness’ faktanya seharian full mual kalo berhenti makan. Saya berjuang melawan lemas dan selalu siap kantong plastik jaga-jaga kalau saya ‘JP’ di jalan.

Tapi bener-bener pertolongan Allah banget, selama office hour saya kuat banget walaupun ada aroma makanan tertentu yang ngga bisa saya cium, ya tinggal tutup hidung aja. Namun lucunya, entah bawaan bayi atau modus ibunya nih, setiap pagi saya ngga akan bisa bangun kalau belum dengar suami saya siapin air panas untuk saya mandi (rezeki bumil dimanjain suami :p, halaah…alasan…). Selama perjalanan ke kantor, saya sudah pasti lanjut tidur di mobil, rasanya kalau mata terbuka dan kena sinar matahari, perut saya seperti mau dikuras keluar isinya. Anehnya, begitu saya sampai lobby kantor, hilang semua rasa kantuk, mual dan pusing sampai sore hari suami saya jemput, baru lihat mobilnya nongol di gerbang parkir aja, saya langsung mual-mual lagi. Perjalanan pulang juga harus tidur lagi  (seenggaknya merem aja) sambil melek beberapa kali hanya untuk ‘JP’. Begitu seterusnya…

Di tengah – tengah kehamilan saya, saya masih berusaha yang terbaik untuk menyelesaikan semua pekerjaan kantor saya. Tetapi pada suatu waktu, karena alasan tertentu saya harus berhenti meneruskan perjuangan itu. Sempet sedih sih, tapi dukungan suami ngga henti-hentinya mengangkat semangat saya lagi, pasti ada hikmah di atas semuanya.

Kembali ke kehamilan saya,

Satu hal yang saya selalu lakukan pada masa kehamilan, selalu berfikir positif. Saya paling anti denger cerita yang sedih apalagi pengalaman yang ngga enak tentang kehamilan.yang saya yakini itu kata-kata Mama saya, klo hamil itu bukan penyakit, semua terjadi atas kuasa Allah SWT, jadi segala sesuatunya pasti ada jalannya. Titik udah… sisanya ngga saya denger. apalagi yang nakut- nakutin (sengaja atau ngga sengaja).

Saat masuk trimester kedua hari pertama, energi saya mendadak pulih. mual, pusing dan lemas hilang. Saya sih yakinnya karena selama hamil, saya selalu bisik-bisik ke perut (emang nyampe???),” Nak… mualnya sampe 3 bulan aja ya..pleaseee… ibu pengen makan enak nih, supaya kamu tumbuh sehat…” dan Finally… bener banget! Hilang semua di saat yang pas banget. Sugesti kali ya, lepas bener apa ngga, ya ibu hamil harus keep positive!

Masuk kehamilan trimester kedua, saya mendadak brutal! walaaahh… maksudnya, jalan-jalan kemana-mana dan makan ngga dibatasin sampai berat badan naik lebih dari 10 kg.hihi…

Kebetulan waktu nikah lagi masa subur, langsung deh isi dan ngga sempat honeymoon, pas hamil 5 bulan ini diajak suami honey’baby’moon. Yeeaayyy!!!!! Waktu itu saya sama suami keliling Kuala Lumpur, Putrajaya, Malaka dan Genting. Saking senengnya ngga sadar lagi buncitttt…kalap makan jadi tenaga full terus.

Nah! Masuk trimester ketiga, saya salah kaprah. Sempet jadi korban searching-searching, katanya kalau hamil tua musti banyak olah raga. saya langsung olah raga pas hamil 7 bulan. Ternyata saya langsung kontraksi, beberapa kali kontraksi dahsyat sampai diopname 3 hari supaya bayinya ngga lahir prematur. Pulang dari RS, Saya disuruh lanjut bed rest di rumah, bahkan shalat pun posisi tidur.

Sampai tiba dini hari itu, 00.00 (lebay! faktanya mungkin 00.03 atau lewat dikit.) Saya ngga bisa tidur, bulak-balik ke kamar mandi karena kebelet buang air kecil terus. sampai tiba-tiba saya merasa ada yang pecah di bagian perut bawah, tapi tidak ada air tumpah, jadi saya tidak menyangka itu adalah air ketuban. Tapi setelah itu saya makin sering ke kamar mandi dan warnanya mulai merah muda, saya beritahu suami dan lansung ke RS. pukul 01.11 saya dan suami tiba di RS, langsung pembukaan satu sampai pukum 03.15, Alfarizi Kareem Yusra LAHIR! Alhamdulillah lancar. sepanjang persalinan saya terus baca doa dan bisik-bisik “Yaa Bunayya ukhruj biidnillah…(diulang-ulang) artinya : Wahai anakku, keluarlah dengan Izin Allah…

Setelah kelahiran Alfa, hidup saya dan suami semakin berwarna. Benar apa yang disebut anak itu cahaya di dalam keluarga (terutama anak shalih). Anak benar-benar bisa menentramkan hati kedua orang tuanya. Alhamdulillah Alfa tumbuh dengan baik, perkembangannya ngga pesat dan dahsyat tapi pasti. Sekarang usianya 1thn 1 bulan, lagi mulai hobi jalan kesana-kemari. orang tuanya musti ekstra hati-hati.

hmm… masih banyak banget ceritanya nih.  Nanti dilanjutin lagi ya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s