Sehari di Batu, Malang

Hampir di akhir tahun 2015 lalu, saya dan keluarga punya kesempatan untuk menikmati Wisata Kota Batu, Malang. Ada beberapa destinasi yang ternyata dapat dinikmati dalam waktu satu hari. Karena kami membawa anak kami yang masih balita, kami memilih beberapa destinasi sebagai berikut :

11866261_10206406810643276_3413090495412422562_n1.Museum Satwa

Museum Satwa adalah bagian dari Jawa Timur Park 2. Bersebelahan dengan Batu Secret Zoo. Isi dari museum ini adalah koleksi satwa yang telah diawetkan. Lumayan lengkap koleksinya dari satwa yang hidup di darat maupun air. Beberapa diorama pun dibuat menarik dengan suara. Tidak hanya itu, kita juga dapat melihat fosil-fosil purba yang didatangkan dari berbagai Negara diseluruh benua. Semua satwa di sana tidak diawetkan dari semasa hidup namun pada saat satwa tersebut telah mati.

Alamat : Temas, Kota Batu, Jawa Timur 65315
Telepon : (0341) 597777
Jam Operasional : 10.00-18.00
Harga tiket terbaru dan informasi lainnya cek ->http://www.jawatimurpark2.com/homepage/
11895987_10206406839003985_63955625577490861_n 11902453_10206406838523973_136716543159238335_n 11915670_10206415750946778_3772193603253490234_n 11225363_10206406808923233_4876292498759752419_n

 

2.Batu Secret Zoo

Di Batu Secret Zoo, kita dapat melihat berbagai macam koleksi satwa yang berasal dari dalam maupun luar negeri, dari berbagai benua.  Kebun Binatang ini pun menyediakan berbagai macam permainan yang atraktif dan edukatif. Beberapa di antara wahana permainan yang terdapat di area Batu Secret Zoo, adalah:

 

11891213_10206406826563674_2545581165577019768_n11889705_10206406815123388_6372096264677008004_n

  1. Animal Bumper Car
  2. Animal Show
  3. Batu Adventure (ATV)
  4. Safari Car
  5. Naik Gajah
  6. Naik Unta
  7. Mayapada Show
  8. Horror House
  9. New Safari Farm11895997_10206406824883632_7332441864053218259_n11887875_10206406813363344_9073873999076705081_n
  10. Tiger Land
  11. Singa Laut Show
  12. Spongebob Water Shoot
  13. Octopus
  14. Gorilla
  15. Istana SEMUT
  16. Reptile Garden
  17. Jelajah 5 Benua
  18. Savanah
  19. Kereta Kuda

Dan masih banyak lagi.

11914979_10206406824723628_5910523114292043256_n 11902513_10206406824123613_7895967670843025928_n 11899923_10206406813843356_3803987301412837575_n11137100_10206406818923483_5130909699075429625_n

Alamat : Jalan Oro-Oro Ombo No.9, Temas, Kecamatan Batu, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur 65315
Telepon : (0341) 597777
Jam Operasional : 10.00-17.00
Harga tiket terbaru dan informasi lainnya cek -> http://www.jawatimurpark2.com/homepage/
11863391_10206406819323493_5564924199562025910_n11904083_10206406816603425_131274009163101234_n
11866345_10206406822203565_8894422334507177858_n3.Museum Angkut
Penyuka otomotif wajib mengunjungi Museum angkut, karena tidak hanya kendaraan pribadi, di Museum ini kita akan menambah pengetahuan kita tentang kendaraan umum dan juga sejarahnya. Dilengkapi dengan banyak koleksi, museum ini tidak akan membosankan karena desain yang dibuat seperti theme park dengan beberapa zona.

zona utama yang menempati lahan seluas 900 m2. Tempat ini memamerkan berbagai alat transportasi dari Indonesia dan juga beberapa negara lain.

11885267_10206406842404070_1189544091309844970_n 11863285_10206406819643501_7570545695723329740_n

 

11902532_10206406821763554_5860796580113963183_n 11891085_10206406842644076_2216278147374960892_n

11870632_10206406854444371_4610325536589583125_nZona berikutnya adalah Education Zone. Sesuai dengan namanya, zona ini menjelaskan berbagai informasi seputar sejarah alat transportasi, Lalu zona-zona berikutnya antara lain, Sunda Kelapa & Batavia Warehouse Zone (memperlihatkan transportasi Jakarta tempo dulu), Gangster Town & Broadway Street Zone (memperlihatkan berbagai transportasi era 1970an yang terkenal dengan Al-Capone), Europe Zone, Buckingham Palace Zone, Las Vegas Zone dan Hollywood Zone.

11885198_10206406856124413_8629936415027403160_n

Ada satu zona lagi sebenarnya yaitu pasar apung (floating market zone). Di zona terakhir ini, kita dapat menikmati makanan dan berbelanja di pasar terapung.

 

11902469_10206406857164439_7593153159780333415_nAlamat : Jl. Terusan Sultan Agung Atas No. 2 Kota Wisata Batu East Java, Indonesia. Timur 65315
Telepon :+62-341 595007.
Jam Operasional : 12.00-20.00
Harga tiket terbaru dan informasi lainnya cek ->http://www.museumangkut.com/

 

 

11822591_10206406867044686_6067325126585070519_n4.Batu Night Spectacular

Kota Batu di malam hari dapat dinikmati di Batu Night Spectacular, sebuah pasar malam yang didesain modern dengan berbagai wahana permainan yang menarik. alah satu yang menari adalah Taman Lampion yang dihiasi dengan lampion-lampion dengan berbagai warna dan ukuran.

11891241_10206406866284667_2898096726498969088_nAlamat : Jl. Raya Oro-Oro Ombo 200, Batu – Malang Utara
Telepon : (0341) 5025111
Jam Operasional : 15.00-23.00
Harga tiket terbaru dan informasi lainnya cek -> http://www.batunightspectacular.co.id/
With Love,
RIY

Bukit Jaddih, Bukit Kapur Nan Eksotis di Madura

11873518_10206416652249310_8151250470619374913_nMendengar kata Madura, yang saya ingat pastinya Sate Madura. Daging ayam yang dipotong kecil-kecil ditusuk serta dibakar dan dimakan dengan sambal kacang. Sangat sedap! Namun kali ini saya dan keluarga mencoba bertualang ke pulau yang terletak di sebelah timur laut ini. Setelah sebelumnya menikmati kuliner dan berjalan-jalan di Kota Surabaya, kami menyusuri jalan tol Suramadu yang menghubungkan Surabaya dengan Madura. Jembata ini adalah pintu masuk utama untuk mencapai Madura, selain itu untuk menuju pulau ini bisa dilalui dari jalur laut ataupun melalui jalur udara. Untuk jalur laut, bisa dilalui dari Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya menuju Pelabuhan Kamal di bangkalan, Selain itu juga bisa dilalui dari Pelabuhan Jangkar Situbondo menuju Pelabuhan Kalianget di Sumenep, ujung timur Madura.

Pada saat perjalanan menuju Madura, kami sudah memikirkan lokasi yang akan kami kunjungi. Sayang, hari mulai sore, tidak banyak yang dapat kami lihat. Kami hanya mengunjungi salah satu lokasi yang pada saat itu sangat popular di media sosial.

Sebuah bukit yang sebelumnya dijadikan sebagai tempat penambangan ini sekarang menjadi salah satu obyek wisata baru yang cukup ramai dikujungi wisatawan. karena ditempat ini menyajikan pesona keindahan dan keunikan yang mampu menyegarkan mata. Bukit Jaddih terletak di Kecamatan Socah, Desa Jaddih Kabupaten Bangkalan Madura-Jawa Timur ini berjarak 10 kilometer dari pusat kota kabupaten Bangkalan.

Bukit yang eksotis dan artistik ini terbentuk dari bongkahan bahkan guratan-guratan kapur putih yang berukuran raksasa dan juga tebing-tebing kapur ditempat ini tidak terbentuk secara alami, melainkan akibat pahatan para penambang kapur yang mengais rejeki ditempat ini selama bertahun-tahun.

Lokasi yang sangan bagus untuk pemotretan. Di area Bukit Jaddih pun ada kolam renang yang menawarkan pemandangan yang sangat indah. Menurut cerita sih, airnya muncul dari kolam itu sendiri yang merupakan mata air alami. Untuk mencapai lokasi Bukit Jaddih, Dari Suramadu, ambil jalan besar ke arah kota Bangkalan, namun ketika sampai di pertigaan dengan bundaran di tengah nya, ambil arah ke Selatan (belok kiri, kalau belok kanan ke arah Bangkalan). Disini anda sudah keluar dari jalan besar dan berada di jalan antar kecamatan, Sampai di satu pertigaan, anda belok kanan ke arah Jaddih. Google Map pun dapat diandalkan dengan baik untuk menemukan lokasi tepatnya.

Jadi kalau ke Pulau Madura, jangan lupa mampir ke Bukit Jaddih, ya ^_^

With Love,

RIY

 

Pantai Indrayanti, ‘Jogja Rasa Bali’.

Yogyakarta benar-benar pantas disebut daerah Istimewa karena ada banyaknya hal yang istimewa dapat kita temukan di Kota ini. Salah satu yang istimewa tersebut adalah Candi Borobudur yang menjadi salah satu tujuh keajaiban dunia. Di sesi lain kita akan bahas mengenai Candi Borobudur namun di sini saya ingin membahas lokasi istimnewa lainnya yang ada di Yogyakarta.

Tidak hanya terkenal dengan peninggalan Budaya yang tetap dilestarikan, Yogyakarta juga dikenal dengan keindahan alamnya. Salah satunya adalah pantai – pantai eksotis di Yogyakarta yang membentang menghadap laut selatan.

14355647_10209303036767119_7966126571021203218_nSiang itu, kami sekeluarga memang sudah niat untuk mengunjungi salah satu pantai indah di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta. Pada saat memasuki kawasan Gunung Kidul, kita akan menemukan banyak petunjuk ke beberapa pantai. Saat itu kami memilih untuk mengunjungi Pantai Pulang Syawal atau yang lebih dikenal dengan Pantai Indrayanti. Pulang Syawal ini adalah nama desa di sana. Kalau julukan yang terkenal dari Pantai Indrayanti adalah ‘Jogja Rasa Bali’, mengapa? karena pasir putihnya yang membentang sangat bersih, persis seperti pasir putih di Bali.

13669563_10208629691333904_1964464256881772258_n13709833_10208629695814016_3200617671537415680_n13680669_10208629704494233_1679407258603181552_n

13659137_10208629696814041_5989043721005364688_n  13686620_10208629694413981_2957934023443602792_n

 

13669074_10208629692733939_142537253195154227_n

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Fasilitas di pantai ini cenderung lengkap, parkir luas dan pilihan penginapan yang banyak juga restoran yang beragam dapat menambah kenyamanan pengunjung. Para pengunjung juga dapat menyewa tikar dan payung untuk menemani bersantai di pinggir pantai dan menikmati indahnya pemandangan. Memang sama seperti pantai selatan pada umumnya, pantai ini tidak aman untuk mandi atau berenang karena ombaknya yang tinggi dan angin yang cukup kencang.

13731524_10208629688453832_1728709274299558881_n 13709796_10208629689493858_6082478354488388453_n

13754387_10208629687173800_2463253345757436275_n 13669563_10208629691333904_1964464256881772258_n

 

 

 

 

 

 

 

 

 

13615243_10208708380981096_6282877563812265839_n

 

 

 

Ada salah satu kuliner khas daerah ini yang cukup terkenal yaitu Burung Puyuh Goreng. Meskipun ukurannya kecil, rasa dagingnya gurih apalagi dimakan dengan sambal dan lalapan.

Lokasi Pantai Indrayanti ini di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul 47Km selatan kota Jogja. Untuk mencapai lokasinya, kita dapat melalui beberapa rute berikut :

  1. Dengan kendaraan pribadi, kita bisa langsung mengikuti jalan Wonosari yang terletak di persimpangan ring road timur menuju ke arah timur sampai bertemu dengan alun-alun Wonosari atau kurang lebih 2 jam perjalanan dari ring road timur Jogja. Setelah sampai alun-alun Wonosari, jalan terus ke arah timur, sehingga ada papan petunjuk jalan bertuliskan Terminal Wonosari. Berbeloklah ke kanan ke arah terminal Wonosari dan ikuti terus jalan tersebut.
  2. Dengan  kendaraan umum naiklah bis Jogja-Wonosari dan turun di terminal Wonosari lalu naiklah ojek.

Saat kami ke Pantai Indrayanti, sayang sekali langit berawan sehingga kami tidak dapat menikmati sunset dengan sempurna, namun sinar temaram matahari yang mulai tenggelam di balik awan tersebut tetap indah dinikmati, terutama bersama dengan keluarga tersayang.

13731679_10208629705734264_5608240405752540275_n 13700177_10208629691933919_8123076055671114043_n

With Love,

RIY

Tips and tricks Liburan Bawa Balita

It has been several months from the last time Of my flight. Terakhir terbang itu ke Kuala Lumpur sama suami pas lagi hamil. Semenjak melahirkan, belum berani bawa baby terbang jadi selama ini jalan-jalan jalur darat aja meskipun sampai Madura hihihi…(but still Fun, indeed).

Then here we are, first flight-nya Alfarizi langsung kita terbang ke Osaka, Jepang. Setelah itu naik bis ke Kyoto dan lanjut Tokyo.

“Yaampun, ga repot tuh bawa balita?”

jawabannya, repot abisssss… Hahaha.

tapi, (underline please!) We’re totaly enjoyed our trip. Karena kita bener-bener menikmati setiap saatnya dengan segala keseruan dan kerepotannya.

So, please check my tips and trick along traveling with toddler ala Ibu Ratu Intan :

1. Stroller. Gunakan stroller yang paling nyaman untuk dibawa-bawa, yang ringan dan bisa dilipat sekecil mungkin untuk memudahkan mobilitas. Kemarin saya pilih Pockit Stroller, pas bangettt! Stroller yang satu ini bisa punya berbagai fungsi, tempat duduk atau bobo yang nyaman selama perjalanan dan tempat menyimpan barang di bawahnya atau gantungin belanjaan😁

14484882_10209286631997010_6332173188057782080_n

2. Perlengkapan balita dalam satu tas (Baju ganti, diaper, tisu kering, tisu basah, minyak telon, selimut tipis & sweater)

3. Bawa tempat makan, sendok & minum untuk balita tersendiri.

4. Siapkan makanan balita atau beli terlebih dahulu, jaga-jaga jam makan orang tua telat karena jalan-jalan.

14469529_10209303026406860_4515371252619401992_n-1

5. Pada jam-jam tidur diusahakan diatur tripnya ke tempat-tempat yang tidak terlalu bising dan teduh.

14463221_10209281880998238_8246228132962655834_n

6. Karena Alfa masih meyusui, susui pada saat pesawat take off dan landing untuk mengurangi tekanan udara pada telinganya.

7. Pemilihan penerbangan atau perjalanan dengan bis sangat penting, baiknya dipilih dengan disesuaikan pada jam tidurnya.

14484763_10209257881358262_4206161513249786978_n

9. Kurangi asupan cairan yang berlebihan, perbanyak cemilan untuk menghindari kemungkinan muntah di jalan.

10. Tetap sedia payung sebelum hujan. Baiknya yang anti sinar UV jadi bisa digunakan saat panas maupun hujan.

14449714_10209266086563387_430520298213330206_n

11. Sediakan cemilan kesukaan atau mainan untuk mengalihkan perhatian pada saat balita rewel di jalan.

14572264_10209286631597000_7358638311265257783_n

12. Selalu siap obat-obatan untuk berjaga-jaga & termometer.

13. Perhatikan jam tidur malamnya, meskipun sedang traveling. Balita tetap perlu tidur yang cukup.

14. Topi dan kaca mata bukan hanya untuk orang dewasa saja loh, si kecil juga baiknya diberi perlindungan-perlindungan tersebut saat matahari sedang terlalu terik.

14484635_10209281881198243_4243449689597702998_n-1

Semoga tips ini bermanfaat dan bikin balita kita menikmati perjalanan ya, Bunda…

 

with Love,

RIY

Kuliner Halal di Jepang? Alhamdulillah ya, Banyaaak… ^_^

1.Ramen Halal ‘Naritaya’ di Asakusa

14573053_10209286636117113_2535127088328853691_n

Ramen pada umumnya menggunakan daging babi namun di restoran ini mereka menggunakan daging ayam sebagai penggantinya. Pemilik restoran menginginkan semua orang dapat mencicipi kelezatan ramen yang merupakan makanan khas Jepang ini.

Restoran ini menggunakan mi yang segar yang dibuat sendiri dengan menggunakan tepung gandum. Sedangkan untuk kuah ramennya berbahan dasar ayam dan bahan-bahan yang digunakan dipilih dengan hati-hati. Harga untuk semangkuk ramen yaitu 700-800 Yen.

14457436_10209286649677452_5822177309564984486_n

Di restoran ini pun tersedia toilet dan mushala lengkap dengan tempat wudhunya.

Alamat :2-7-13, Asakusa, Taito-ku, Tokyo

Telepon :+81-(0)3-4285-9806

Buka : 10.00-22.00 (Senin-Jumat)& 11.00-23.00(Sabtu,Minggu&Hari Libur)

Stasiun Terdekat : Stasiun Asakusa

 

2. Sushi

14572280_10209281700433724_175806691422828592_nAneka seafood aman untuk dikonsumsi muslim karena merupakan makanan yang berasal dari laut. Namun tetap harus hati-hati dengan bumbu dan proses mengolahnya. Salah satu restoran sushi yang termasuk ‘The Best Sushi in Shinjuku’ adalah Itamae Sushi. Menunya beragam dari hidangan utama hingga pencuci mulut. Bahan-bahannya sangat segar sehingga rasanya pun sangat lezat.

Untuk tempatnya, kita bisa pilih di bagian bar atau lesehan dengan ruangan-ruangan yang lebih privat.

14568123_10209281859517701_5612628260624837386_n 14484833_10209281855677605_8896722667937357149_n 14517413_10209281854517576_928019799063178325_n 14516613_10209281699673705_4815530799978290925_n 14484925_10209281700233719_4852320212786648934_n 14470632_10209281700153717_5947975882151511866_n 14519801_10209281700033714_4449670963551951051_n  14568068_10209281699513701_5187093054822197582_n 14519688_10209281699353697_7154402288107080423_n

Alamat : 1-19-11, Nishishinjuku, Shinjuku-ku, Tokyo Nishishinjuku Koshu Building 4F

Telepon: 03-6302-0069

Jam Buka : [Senin~Sabtu] 11:30~15:00, 17:30~23:30

Tutup: Minggu dan Hari Libur

Kursi: 20 Kursi (12 Kursi dan Meja, 8 Kursi di Ruangan)

Stasiun Terdekat : Stasiun Shinjuku (South Exit)

 

3.King Kebab

14470379_10209286697598650_2899075624111758935_nKebab pada umumnya berisi daging yang  digiling kasar lalu diolah dengan bumbu-bumbu khusus. Diproses melalui tiga tahapan, yaitu pencampuran bumbu, pencetakan, dan pemasakan. Menjelang disajikan, daging Kebab dengan ketebalan kurang lebih 1 cm dipotong memanjang ukuran 3 x 17 cm, kemudian dipanggang pada wajan anti lengket. Disajikan dengan Tortila, roti khas Meksiko, dicampur dengan sayuran dan aneka saus pilihan, lantas digulung dan dipanggang kembali. Biasanya kebab menjadi hidangan di negara-negara Timur Tengah kini sudah merambah ke Asia dan Jepang.

14516603_10209301532529514_6047012236287862284_nKing Kebab adalah salah satu gerai Kebab yang buka di dekat stasiun Jujo. Ada berbagai pilihan menu kebab. Ada yang disajikan dengan roti untuk burger, ada yang dengan roti tortila bahkan dengan nasi atau disebut rice kebab. Pilihan daging pun ada dua, yaitu daging domba dan daging sapi. Pecinta pedas bisa memilih tingkat kepedasannya dan yang tidak suka dapat memilih jenis saus lainnya.

 

 

Alamat : to Kita-ku, Kamijūjō 2-28-8
Kita, Tokyo
Telepon :  +81 80-4168-9192
Stasiun Terdekat : Stasiun Jujo
4.Takoyaki

14485108_10209232778170698_9109876776316495022_n-1

Jangan bilang sudah ke Jepang kalau belum makan Takoyaki. Takoyaki adalah makanan khas Jepang. Sebenarnya merupakan makanan ringan yang biasa dijual sebahai jajajan pinggir jalan. Berbentuk bola-bola kecil dengan diameter 3-5 cm yang dibuat dari adonan tepung terigu diisi potongan gurita di dalamnya. Biasanya satu set atau satu porsi berisi 4-6 bola-bola dan diberi harga 300-500 Yen.
Akan sangat mudah menemukan gerai Takoyaki di Jepang.

5.Indonesian Restaurant Surabaya

14520344_10209303030166954_8675843060319960294_nRindu masakan khas Tanah Air, tinggal mampir makan di Indonesian Restaurant Surabaya yang terletak di Odaiba. Makanannya beraneka ragam hampir dari seluruh Indonesia. Desain ruangan yang bergaya Bali pun menambah nuansa Indonesia-nya, juga lagu-lagu yang diputar. Jika dilihat dari para pengunjung, sebagian besar adalah orang Indonesia.

14595639_10209303028886922_2330838772671328218_n 14590297_10209303030566964_5800560889694902894_n

Alamat : AQUA CiTY ODAIBA, 1-7-1 Daiba, 港区 Tokyo 135-0091, Jepang

Telepon:+813-3599-5341

Stasiun Terdekat : Stasiun Daiba

 

Well, sebenarnya ada banyak pilihan gerai atau restoran halal di Jepang, namun saat tidak memungkinkan kita cari-cari atau tidak menemukan lokasi terdekat. Store seperti Lawson, 7/11 atau Family Mart menyediakan menu Bento Set, TAPIIIII… tetap harus tanya kalau tidak yakin itu pork atau bukan. Yang aman sih menu ikan dan ayam.

14492380_10209232777250675_120505115161190323_n 14449852_10209232777490681_3348535074052917396_n 14479636_10209232777930692_1424982511121375749_n 14463256_10209232779450730_5888619300127894419_n-1

Biasanya menu mereka sama setiap harinya, jadi biar deh bosen-bosen tapi aman dan halal.

With Love,

RIY

Akihabara then say,”Tokyo, Till we meet again”. [Japan Trip 2016]

Hari terakhir di Tokyo.

14573005_10209351040647186_6103067886413849172_nNgga ada rencana yang spesial hari ini karena fokus sama persiapan pulang. Baru saat semua selesai, kami memutuskan untuk mampir lagi ke Ameyoko karena ada barang yang saya taksir kemarin tapi ngga beli, akhirnya saya beli juga. hehe…

Setelah dari Ameyoko, kami makan siang di sekitar Akihabara lalu ngopi-ngopi dan makan es krim.

Akihabara adalah pusat elektronik di Tokyo. Tidak hanya itu, di sana juga terkenal dengan Anime, Manga dan Doujinshi. Dan yang tidak kalah menarik adalah AKB Cafe dan AKB 48 Theatre.
14572268_10209350981525708_7023206866643520562_n14522769_10209351041527208_8324565624756626214_n

 

14650777_10209350979485657_186570982783659774_nDari Akihabara, kami langsung ke stasiun Tokyo untuk naik bis yang menuju Bandara Haneda. Kami sempat makan malam juga sebelum masuk ke ruangan tunggu. Pada saat check in kami diprioritaskan untuk didahulukan prosesnya karena ada Alfa. hmm… setelah itu kami terbang dan transit di KLIA pada saat subuh kami juga sempat shalat lalu melanjutkan penerbangan ke Indonesia. Beruntung (lagi) dikasih kursi kosong untuk Alfa.

 

14523129_10209350977205600_8180263106206884999_nSekian cerita perjalanan kami, semoga kami punya kesempatan lainnya dan bisa kami bagi ceritanya lagi disini. Semoga dapat menjadi cerita yang menarik dan ada informasi yang bermanfaat.

With Love,

RIY

 

‘The Popular Shopping Street’ Ameyoko, Asakusa&Sumida Park, Tokyo[Japan Trip 2016, Day 9]

14495369_10209301535289583_2641839429684810293_n-1Ke Tokyo tanpa belanja, rasanya belum lengkap. Ada beberapa pusat perbelanjaan di Tokyo, contohnya seperti di area Ginza, Shibuya dan Akihabara. Kita dapat menemukan banyak toko yang menjual pakaian maupun barang elektronik dengan kualitas yang sangat baik. Namun yang satu ini adalah pusat perbelanjaan yang berbeda karena kita dapat menemukan banyak barang-barang branded (Asli, Original) namun dengan harga miring.

Tidak hanya barang-barang seperti pakaian, kosmetik, obat-obatan, di sana juga kita dapat menikmati wisata kuliner yang sangat beragam pula. Ada makanan laut, ramen, kebab hingga buah-buahan. Tempat itu adalah pasar Ameyoko, The Most Popular Shopping Street di Tokyo.

14485176_10209286639957209_6384466762310942441_n14469614_10209301534929574_5844299819839680533_n

Hari itu tidak kalah istimewa dari hari sebelumnya, kami ditemani sahabat-sahabat kami, Tomo Hara & Akiko Yamaguchi. Tomo & Akiko mengajak kami untuk menyusuri Ameyoko. Lokasi yang ternyata benar-benar ramai, Akiko sendiri bilang kalau tidak hanya wisatawan namun warga Jepang sendiri pun selalu tertarik untuk mencari barang- barang di sana. Saya sampai bingung, karena barang-barang itu benar-benar bermerk, namun karena persediaan dan model yang terbatas, itulah sebabnya harganya bisa didiskon, padahal kondisinya masih sangat baik.

14572792_10209286638717178_3002933374639370115_nSetelah puas menyusuri Ameyoko, kami berpindah lokasi ke Asakusa. Pada zaman Edo, Asakusa adalah pusat hiburan. Yang menjadi pusat perhatian adalah Sensoji Temple, sebuah kuil Budha yang terletak di dalam area Asakusa. Sebelum sampai di Sensoji Temple, kita akan berjalan melewati jajaran toko souvenir dan kuliner Asakusa. Pengunjung juga akan melewati the Kaminarimon (Thunder Gate) gerbang terluar dari Sensoji Temple.
14520576_10209286630836981_4852101963466594657_n14495342_10209286632797030_512293281618660750_n

14485076_10209301537449637_5314455268559962983_n14469575_10209286651557499_2548348626719338117_n

14484882_10209286631997010_6332173188057782080_n14570317_10209301537889648_4968235392111971077_n

14463274_10209286634077062_3190374374796157065_n14469510_10209286639997210_6902537435295046158_n

 

 

 

 

 

Beberapa cara mencapai Asakusa adalah sebagai berikut :

  1. Jalan kaki dari Stasiun Asakusa dengan menaiki Ginza Subway Line, Asakusa Subway Line dan Tobu Railways sebelumnya.
  2. Dari Stasiun Tokyo, menggunakan JR Yamanote Line sampai Stasiun Kanda (2 menit, 140Yen) dan berganti dengan Ginza Subway Line hingga stasiun Asakusa (10 menit, 170 yen).
  3. Dari Stasiun Shinjuku, naik JR Chuo Line sampa Stasiun Kanda dan berganti dengan Ginza Subway Line hingga stasiun Asakusa (10 menit, 170 yen).

Tidak jauh dari Sensoji Temple ada kolam dengan banyak ikan Koi di dalamnya. selain itu, kita juga bisa bersantai-santai ditemani burung-burung yang berbaur dengan para pengunjung.

14449030_10209286637077137_5194403055797599494_n14502693_10209286650877482_7066719478128056376_n

14570319_10209286631316993_2599481375794167028_nSore harinya, sahabat kami lainnya, Seiya Kurushima, bergabung dengan kami. Dia datang jauh dari Niigata. Kami sangat senang bisa berkumpul. Lalu kami segera menuju Sumida  Park/Taman Sumida. Syukurlah, sore itu langit sangat cerah sehingga kami bisa menikmati pemandangan dengan nyaman. Benar-benar indah, kita dapat menikmati kapal-kapal yang berlalu-lalang di sungai Sumida dengan berlatar belakang Tokyo Sky Tree.

14572237_10209301542049752_6580923502424992680_n14581289_10209301541529739_4670773308781190421_n14517416_10209286645677352_4614945389955632474_n   14581403_10209286641157239_2813175518267122658_nsr
14522926_10209286641197240_5787728272405498073_n14462721_10209286630676977_8845809590901506473_n  14522843_10209301541129729_1997078502231918815_n

Beautiful view and best friends are the best pair, hope to see them again.

With Love, 

RIY

 

 

 

Ueno Zoo & Patung Hachiko di Shibuya, Tokyo [Japan Trip 2016, Day 8]

14470478_10209281699793708_2974084718565090791_nDimulai dengan cheesecake hari itu bikin tambah semangat membayangkan akan bertemu dengan si Giant Panda yang jadi ikon Ueno Zoo. Dari penginapan kami, stasiun terdekat adalah stasiun Jujo dan Higashi Jujo. kami memilih untuk naik JR Seikyo Line dari stasiun Jujo ke Stasiun Akabane dan ganti naik Keihin tohoku Line sampai stasiun Ueno.

14484610_10209351001206200_376982392129950153_nUeno Zoo adalah kebun binatang tertua di Jepang. Dibangun pada tahun 1882 sebagai bagian dari modernisasi Jepang selama masa Meiji. Ueno Zoo memiliki beragam koleksi hewan dari segala belahan dunia yang terbagi menjadi beberapa sektor. Gorilla and Tiger’s Forest, Japanese Animals, The Children’s Zoo (with animal petting area), Animals of Africa, a Birdhouse, and the Vivarium (turtles and reptiles).

 

14519803_10209351002566234_3194770537336776509_n14570472_10209350982725738_6006442088629837850_n

 

 

14670592_10209350983485757_2098919682376854377_n14568151_10209350995606060_62883561584923274_n14484952_10209281856477625_9067003928701985946_n

Waktu kami ke Ueno Zoo, kami ditemani oleh sahabat kami, Shigehiko Akamatsu dan putri cantiknya bernama Nozomi chan. Keseruan kami semakin bertambah karena kami dapat bersama-sama menikmati beragam tingkah lucu hewan-hewan yang ada disana.

Nozomi chan benar-benar gadis kecil yang manis. Sangat ramah walaupun dia hanya bisa berkomunikasi dengan bahasa Jepang, namun ayahnya membantu kami dengan Bahasa Inggris. Ternyata Alfa juga senang sekali punya teman baru, setiap kali dia melangkah dari satu kandang dan ke kandang lain unyuk melihat hewan dia pasti menengok ke arah Nozomi dan mengajaknya pergi bersama.

Salah satu hewan favorit saya di Ueno Zoo adalah Anjing laut, ternyata dia perenang yang baik. Seru sekali melihat ia berenang dengan tubuhnya yang besar.

14522824_10209350984525783_5689469777048338777_n 14572338_10209350985125798_162886364922398391_n 14670844_10209350985725813_2136478869787883005_n 14666129_10209350986365829_8951554732175922795_n 14591713_10209350986165824_8991484612726426481_n 14568203_10209351000526183_8289742280400729700_n

14671119_10209350998846141_6471217674910158274_n14610861_10209351002646236_4048235317980667339_n

 

 

 

 

 

14670802_10209350988125873_4221985856707015444_n14519740_10209350988725888_8978372381053609628_n

14666306_10209350983085747_7921816287385372866_n

Tidak hanya melihat binatang, kita juga bisa naik mini monorail yang relnya tergantung di atas, di dalam area kebun binatang.  Untuk tiket monorail, harganya 150 Yen untuk dewasa dan 90 Yen untuk anak-anak. Perjalanan sebenarnya singkat, hanya beberapa menit di antara sisi barat dan sisi timur kebun, namun menarik untuk dicoba.Di bagian barat, ada sebuah kolam teratai yang sangat luas dan di bagian timur ada sebuah Pagoda yang merupakan Kaneiji Temple.

 

14517562_10209350987405855_3084999905171001141_n14572313_10209350989885917_4323931745905837431_n

14520524_10209281862037764_5743876709153654567_n        14519910_10209281855837609_6454218527054699837_n
14484638_10209281862197768_83864480336709619_n

 

 

 

 

 

14462710_10209281700593728_2873151224131705741_nKebun binatang Ueno juga dilengkapi dengan restoran, gerai makanan ringan, mesin minuman, toko oleh-oleh dan toilet. Di area makan pun ada banyak burung merpati yang dibiarkan bebas, sesekali mereka berkumpul dan hinggap di antara kerumunan pengunjung.

We really thankful that Akamatsu san adn his beautiful daugther can join us that day. Or happiness wouldn’t be so completed without them.

Ueno Zoo:

Jam Operasional : 9.30-17.00 (Senin tutup, namun apabila Selasa adalah hari libur nasional maka senin buka)

Harga Tiket Masuk : 1. Dewasa (16-64th) 600 Yen

2. Lansia (65th+) 300 Yen

3. Anak Sekolah (13-15th) 200 Yen

4. Bayi&Anak-anak (0-12th) Gratis

Alamat : Ueno Zoo,9-83, Ueno Park, Taito-ku, Tokyo 110-8711, Japan

Telepon : 03-3828-5171 &   +81-3-3828-5171

Peta darihttps://www.tokyo-zoo.net/english/ueno/

Sebelum pulang ke penginapan, kami sempat mampir ke Patung Hachiko dan makan es krim di Shibuya, sekalian ketemu sama teman kecil yang tinggal di Jepang. Finally,  14446030_10209281855997613_9167982026845348488_nHachiko gather us ya, Dhilla… hope to meet her again soon. Oh iya, Dhilla lagi hamil, semoga kehamilannya lancar hingga persalinan.

Selain patung Hachiko yang melegenda, yang terkenal dari kawasan Shibuya adalah penyebrangan jalan yang sangat sibuk. Banyak sekali orang di kawasan ini karena merupakan salah satu pusat perbelanjaan dan perkantoran.

 

14517633_10209281860517726_4812870691254834720_nWith Love,

RIY

 

 

 

Tiga Hari di Odaiba, An Artificial Island in Tokyo [Japan Trip 2016, Day 5-7]

Odaiba, an artificial island di Teluk Tokyo di sisi timur Kota Tokyo. Pada tahun 1853, Odaiba yang sesuai arti namanya daiba = benteng, dibangun sebagai pusat pertahanan dan perdagangan Tokyo, namun seiring dengan bertambahnya perekonomian dan penduduk, odaiba pun banyak mengalami proses reklamasi sehingga semakin luas.  Dibangun pula apartemen-apartemen dan gedung-gedung bertingkat lainnya berupa perkantoran maupun pusat hiburan. Karena pemandangannya yang sangat indah yaitu pemandangan laut lepas, Odaiba pun menarik minat para wisatawan.

Saya, suami dan Alfa sempat menikmati keindahan Odaiba selama tiga hari. Ada beberapa tempat yang kami kunjungi.

14457409_10209285958700178_3986884927324925226_n

1.Aqua City Odaiba

Aqua City Odaiba adalah salah satu pusat belanja dan kuliner terbesar di Odaiba. Posisinya di dekat Hotel Hilton dan stasiun Daiba. Ada beberapa aquarium di dalam gedung dan yang menarik adalah receptionist di bagian tengah gedung adalah sebuah robot.

14492372_10209281878518176_6353641803889666807_n 14494844_10209281878158167_3555755760345785723_n 14484769_10209281877958162_7043415669281512160_n

14520549_10209281877838159_4633447401653691850_n2.Diver City

Pecinta Gundam sudah pasti menjadikan ini sebagai tujuan utamanya ke Odaiba, karena disini mereka bisa membeli souvenir dan menikmati Gundam Cafe. Yang lebih seru lagi, di sini ada Patung Gundam raksasa yang jadi tempat menarik untuk berfoto.

 

 

 

14516330_10209281875638104_4673222976454964949_n-13.Palette Town & Ferris Wheels

Sebuah area besar yang lebih dari sekedar pusat perbelanjaan dengan Ferris Wheels yang menjulang dengan lampu berwarna-warni sebagai pemberi sinyal kepada para pengunjung Odaiba bahwa Palette Town adalah tempat yang menyenangkan. Ada beberapa hal yang dapat kita nikmati di Palette Town, yaitu sebuah pusat perbelanjaan yang besar bernama Venus Fort yang didesain khusus bernuansa Eropa abad ke 17 dengan atap yang dilukis seperti langit dan dapat berubah-ubah menjadi langit siang dan malam.

Di bawah Venus Fort ada Sun Walk pecinta hewan bisa datang kesini untuk memanjakan hewan peliharaannya. Ada pula Toyota Mega Web, kita dapat merasakan sensasi test drive dan beberapa atraksi dari Toyota. Akses ke Palette town adalah Yurikamome Line dan berhenti di stasiun Aomi.
14479659_10209281864517826_4548053724210876827_n14572236_10209281865077840_3843002734768884948_n14572984_10209281866277870_2901941903824683263_n

14495303_10209281866357872_8207952382706722753_n 14470367_10209281867557902_8733412255641726936_n 14495289_10209281867757907_1801575725534373392_n

14520497_10209281864437824_3125936792774192824_nTidak jauh dari Palette Town, menyusuri jembatan spiral, kita bisa langsung menyebrang ke Diver City.

 

 

 

 

14494726_10209281877678155_8370421401218361089_n4.Miniatur Patung Liberty

Belum pernah ke New York, boleh mampir dulu lihat replikanya Patung Liberty di Odaiba. Ukurannya memang tidak seperti aslinya tapi lumayan lah buat foto ^_^.

 

 

 

14502922_10209285959660202_1940901788973881306_n5.Odaiba Deck

Jalan-jalan sore sambil menikmati pemandangan laut teluk Tokyo cocok sekali dilakukan di Odaiba Deck. Di bawahnya ada dermaga Tokyo Cruise untuk menikmati keidahan Odaiba dari kapal.

 

 14449987_10209285959940209_3537057677803695738_n 14563456_10209285958380170_2920010709620342684_n

img_4022

6.Tokyo Big Sight

Lokasi konferensi dan pameran terbesar di Tokyo. Arsitekturnya juga sangat unik. Dapat diakses dengan jalan kaki dari stasiun Kokusai Tenjijo.

Selain Rainbow Bridge yang menghubungkan pusat kota Tokyo ke Odaiba, pulau ini juga dapat dijangkau dengan dua jalur kereta, yaitu Yurikamome Line dan Rinkai Line.

 

14463075_10209303025206830_4936353980837577338_n14606271_10209303036447111_7510034385710896668_n14591742_10209303039807195_3195460763634504584_n

14522804_10209351036287077_1087498622198395615_n 14595641_10209303038687167_2146174141499641957_n

 

14572148_10209303039407185_3001280420768857869_n 14523269_10209303039367184_4691185143639713358_n 14519886_10209303038447161_4715157449570006072_n14516583_10209303038487162_7816326254484493101_n

Jalur Yurikamome Line (Jalur berwarna biru muda):

picture

[Shimbashi Station] – [Takeshiba Station] – [Hinode Station] – [Shibaura-Futo Station] – [Odaiba-kaihinkoen Station] – [Daiba Station] – [Fune-no-kagakukan Station] – [Telecom Center Station] – [Aomi Station] – [Kokusai-Tenjijo seimon Station] – [Ariake Station] – [Ariake-tennis-no-mori Station] – [Shijo-mae Station] – [Shin-Toyosu Station] – [Toyosu Station]

 

Jalur Rinkai Line (Jalur berwarna biru tua) :

rl[Osaki Station] – [Oimachi Station] – [Shinagawa Seaside Station] – [Tennozu-Isle Station] – [Tokyo Teleport Station] – [Kokusai-Tenjijo Station] – [Shinonome Station] – [Shin-kiba Station]

 

 

With love,

RIY

Pagi Hari di Ikebukuro & 1st Kimono Experience, Tokyo [Japan Trip 2016, Day 4]

Matahari mulai naik, cahayanya mulai masuk melalui celah-celah jendela Willer Bus yang kami tumpangi dari semalam di Kyoto. Saya terbangun ketika sudah sampai di Kawasaki, itu berarti tidak lama lagi kami sampai di Ikebukuro. Saya sempat minum lalu tertidur lagi. Tidak lama kemudian saya bangun dan bersiap-siap untuk turun.

14516388_10209281885118341_6766132865392070316_nAkhirnya kami sampai di Ikebukuro, paginya cerah. Situasi sangat sibuk, orang berjalan dengan cepat. Mereka semua memulai aktivitasnya. Ada yang ke kantor, ke sekolah, kuliah dan banyak lagi.

Kami langsung mencari sarapan, seperti biasa kalau bingung mau cari makan apa, kami pasti langsung menuju Lawson, 7/11 atau toko semacamnya untuk membeli menu bento set karena lengkap dan praktis.

 

14563561_10209351021886717_4156963508193786917_n
Setelah sarapan, kami kembali menitipkan koper kami di locker coin lalu segera mencari rute Subway menuju Shin Tokyo Building, tepatnya ke kantor JNTO (Jakarta National Tourism Organization). Kami berencana untuk mencoba Kimono di sana dan mencari beberapa informasi pariwisata di sekitar Tokyo. Akses stasiun terdekat dari gedungnya adalah dengan JR, Tokyo Metro Marunouchi-Line “Tokyo Station“/3 menit jalan kaki dari Tokyo Metro Yurakucho-Line “Yurakucho Station”. Kami juga sempat berjalan-jalan di sekitar Marunouchi, beberapa gedung tua masih terpelihara dengan baik, bahkan ada yang dimanfaatkan menjadi hotel yaitu The Tokyo Station Hotel.

14484609_10209303034607065_7131324701580801174_n14519826_10209351031606960_9147009317792748741_n

14517625_10209303037367134_4861022548694697129_n

 

 

 

 

 

Petugas yang ada di JNTO sangat ramah, dengan senang hati mereka menjelaskan tentang Tokyo dan membantu kami mengenakan Kimono. Kami berfoto dan foto kami dipasang di salah satu dinding berlatar belakang peta dunia, foto kami itu ditempel sesuai dengan lokasi asal kami, Indonesia.

14479724_10209281883118291_943130523766161617_n14463054_10209281882278270_5175146760181162369_n14441070_10209281882678280_6206690914078723064_n

14355647_10209303036767119_7966126571021203218_n14517597_10209303036167104_6831086151902711569_n

JNTO (Jakarta National Tourism Organization) :

Alamat : 1st Fl, Shin-Tokyo Building, 3-3-1, Marunouchi,
Chiyoda-ku, Tokyo 100-0005

No. Telepon :+81-3-3201-3331

Jam Operasional :9.00-17.00

Website : http://www.jnto.go.jp/eng/

With Love,

RIY